Satu Tubuh, Beragam Karunia
Roma 12:4-8 “Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.”
Kiranya Damai Sejahtera Allah Bapa, itulah yang melampaui segala akal pikiran kita dalam memahami Firman-Nya. Amen
Selamat pagi, selamat hari Senin. Di tengah tubuh pelayanan yang besar seperti HKI, ada banyak peran berbeda yang dijalankan, mulai dari yang berdiri di mimbar hingga yang bekerja di balik layar mengelola informasi dan komunikasi. Renungan hari ini mengajak untuk merenungkan Roma 12:4-8, tentang keberagaman karunia dalam satu tubuh yang sama.
Pendalaman Alkitab
Roma 12:4-8 mencatat Paulus menjelaskan, sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus, dan secara perseorangan kita saling menjadi anggota yang seorang terhadap yang lain. Paulus kemudian menyebut berbagai karunia yang berbeda-beda, mulai dari bernubuat, melayani, mengajar, menasihati, membagi-bagikan, memimpin, hingga menunjukkan kemurahan, dan menegaskan agar setiap orang menjalankannya sesuai dengan kadar iman dan karunia yang telah dipercayakan.
Isi Renungan
Paulus secara sengaja menyebutkan beragam karunia dalam satu rangkaian yang sejajar, tanpa menempatkan satu karunia lebih tinggi dari yang lain. Karunia bernubuat atau mengajar, yang sering diasosiasikan dengan pelayanan mimbar, disebutkan sejajar dengan karunia melayani, membagi-bagikan, dan menunjukkan kemurahan, yang sering kali dilakukan dari balik layar, tanpa sorotan yang sama.
Pelayanan informasi dan komunikasi, mengelola dokumentasi, merancang desain publikasi, menyusun laporan, dan mengomunikasikan pelayanan HKI kepada jemaat maupun masyarakat luas, adalah salah satu bentuk nyata dari karunia melayani dan membagi-bagikan yang disebut Paulus. Tubuh Kristus membutuhkan baik yang berdiri di depan mengajar dan menasihati, maupun yang bekerja di belakang mengorganisasi dan mengomunikasikan, supaya seluruh tubuh dapat berfungsi dengan baik.
Perbedaan bentuk pelayanan, antara yang mengenakan jubah dan berdiri di mimbar dengan yang memegang kamera dan duduk di belakang layar komputer, bukanlah perbedaan nilai di hadapan Tuhan, melainkan perbedaan fungsi di dalam satu tubuh yang sama. Paulus mengingatkan agar setiap orang menjalankan karunianya dengan sungguh-sungguh sesuai bagiannya masing-masing, bukan menyesali karunia yang tidak dimiliki atau merasa rendah diri karena karunianya berbeda dari yang lain.
Aplikasi Sehari-hari
- Tuliskan karunia spesifik yang dirasakan paling kuat dalam diri sendiri, dan syukuri itu sebagai bagian yang Tuhan percayakan untuk tubuh Kristus.
- Hargai dan dukung rekan pelayanan yang menjalankan karunia berbeda, baik yang di mimbar maupun yang di balik layar, sebagai bagian dari satu tubuh yang sama.
- Jalankan tugas informasi dan komunikasi hari ini dengan kesungguhan, sebagaimana Paulus menasihati agar setiap karunia dijalankan dengan sepenuh hati.
Doa
Tuhan, terima kasih karena Engkau menempatkan aku sebagai bagian dari tubuh Kristus dengan karunia yang khusus Kau percayakan. Jauhkan aku dari rasa rendah diri karena bentuk pelayananku berbeda dari rekan-rekan yang melayani di mimbar, dan jauhkan aku juga dari kesombongan jika karuniaku lebih terlihat dari yang lain. Ajar aku untuk menjalankan bagianku dengan sungguh-sungguh, demi kebaikan seluruh tubuh-Mu. Dalam nama Yesus, amin.

