Graduation Siswa CAS Batch 1 Cruise Akademi Sukses: Merayakan Pencapaian, Menjemput Masa Depan

Setiap Hari adalah Kesempatan baru dari Tuhan

Graduation Siswa CAS Batch 1 Cruise Akademi Sukses: Merayakan Pencapaian, Menjemput Masa Depan
Graduation Siswa CAS Batch 1 Cruise Akademi Sukses: Merayakan Pencapaian, Menjemput Masa Depan
Spread the love

Graduation Siswa CAS Batch 1 Cruise Akademi Sukses: Merayakan Pencapaian, Menjemput Masa Depan

Pematangsiantar, 9 Oktober 2026 – PT. Cruise Akademi Sukses menggelar acara Graduation Siswa CAS Batch 1 bertema “Sail Beyond Limits” di Restoran Cruise Akademi Sukses, Silulu, Kecamatan Gunung Malela, Jumat (9/10/2026). Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini menjadi tonggak bersejarah bagi lembaga pelatihan tersebut, sebab untuk pertama kalinya Cruise Akademi Sukses melepas satu angkatan siswa yang siap melangkah ke industri kapal pesiar dan hospitality.

Suasana acara terasa hangat dan khidmat. Ruangan dihiasi nuansa biru dan emas, selaras dengan tema pelayaran yang diusung. Di salah satu sisi ruangan terpasang papan ucapan bertuliskan “Happy Graduation Cruise Akademi Sukses Batch 1”, lengkap dengan nama para anggota angkatan dan foto-foto kebersamaan mereka selama menjalani pendidikan. Di area acara juga berjajar karangan bunga dan spanduk ucapan selamat dari berbagai pihak. Para siswa, orang tua, tamu undangan, serta tokoh gereja dan pendidikan hadir memenuhi acara.

Sembilan Siswa Batch 1 Diwisuda

Sebanyak sembilan siswa Batch 1 diwisuda dalam acara ini, yaitu:

  1. Avrilia Putri Loisa Silalahi
  2. Giovan Fhilip Theocolosa Saragih
  3. Hana Tamara
  4. Keefy Afflosius Junaedi
  5. Leonardus Faider Manullang
  6. Nous Hamonangan Simorangkir
  7. Renggibro Tarigan
  8. Ricat Hasudungan Simanjorang
  9. Yosua Jemalem Simanullang

Para lulusan telah menjalani pelatihan selama 14 bulan yang dirancang untuk membekali mereka dengan keterampilan dan kesiapan mental menghadapi dunia kerja di industri hospitality internasional.

Ibadah Pembuka

Acara diawali dengan ibadah yang dibawakan oleh Pdt. Mei Sabatini Simorangkir, Pendeta GKPI JK Betania. Dalam ibadah tersebut, seluruh hadirin diajak menyerahkan seluruh rangkaian acara dan masa depan para lulusan ke dalam tuntunan Tuhan. Dalam rangkaian ibadah, ia juga menyebut bahwa hari itu merupakan pelabuhan terakhir sekaligus pelabuhan pertama bagi para lulusan.

Sambutan Mr. Togu Simorangkir: 14 Bulan yang Luar Biasa

Mr. Togu Simorangkir, Co-Founder sekaligus Direktur PT. Cruise Akademi Sukses, membuka sambutannya dengan kabar menggembirakan. Menurutnya, Leonardus Faider Manullang dan Renggibro Tarigan baru saja dinyatakan lulus wawancara di sebuah hotel bintang lima, Le Meridien Fujairah, Uni Emirat Arab. Ia berharap proses selanjutnya berjalan lancar sehingga keduanya dapat meniti karier tahun pertama mereka di Uni Emirat Arab.

Satu lulusan lain masih menunggu jadwal wawancara dari Uni Emirat Arab. Sementara itu, Giovan Fhilip Theocolosa Saragih dijadwalkan terbang ke Lombok pada 13 Oktober karena telah mendapatkan pekerjaan di sebuah hotel di Gili Trawangan.

Togu juga berterima kasih kepada Miss Reina Elizabeth Boru Sinaga dari Australia, yang mengajarkan teknik wawancara dan melatih para siswa. Ia mengajak hadirin memberi apresiasi dan meminta Reina berdiri.

Dalam sambutannya, Togu menyebut dirinya sebagai sosok paling keras di CAS dalam hal disiplin, profesionalisme, dan sikap. “Polisi jahat”, begitu ia menggambarkan perannya, sedangkan Ms. Juniar Sirait, yang menyusun seluruh kurikulum pembelajaran, ia sebut sebagai “polisi baik”. Di sisi lain, Sir Herbert bertugas sebagai instruktur yang membimbing siswa sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa disiplin menjadi hal yang diutamakan di CAS. Selama perjalanan CAS, dua orang telah dikeluarkan karena tidak menunjukkan kinerja yang baik, termasuk satu siswa di Batch 1. “Kita ingin mencetak SDM yang berkualitas, yang benar-benar hatinya di industri hospitality,” ujarnya.

Togu menyampaikan terima kasih kepada Adat Sahat Munthe yang mendukung CAS dengan membantu mensosialisasikan CAS di Dairi. Ini terbukti sudah ada 11 siswa dari Kabupaten Dairi yang bergabung dengan CAS. Kepada para orang tua yang memberi kesempatan kepada anak-anaknya untuk meraih mimpi. Ia juga berterima kasih kepada para mitra, yaitu Mariana Resort and Convention di Tuktuk dan Tabo Cottage, yang tidak dapat hadir tetapi menyampaikan ucapan selamat melalui video. Apresiasi khusus ia tujukan kepada Puskesmas Bandar Siantar, mitra yang disebutnya merawat para siswa secara gratis setiap kali mereka sakit. Para orang tua, katanya, wajib berterima kasih kepada Puskesmas. Lae Budi Sitohang yang juga mendukung sangat luar biasa batch 1.

Ia menutup dengan pesan agar para lulusan tetap mengandalkan Tuhan, menghormati orang tua, dan menjadi pribadi yang profesional yang membawa kebanggaan Indonesia di dunia internasional. “Masa depan kalian sudah terbuka lebar,” pesannya.

Dalam sambutannya, Togu juga menyebutkan bahwa wisuda ini istimewa karena lima pendeta hadir dan terlibat dalam doa pemberangkatan Siswa CAS Batch 1.

Sambutan Ms. Juniar Sirait: Membangun Jembatan bagi Anak-Anak Desa

Ms. Juniar Sirait, Founder sekaligus Komisaris PT. Cruise Akademi Sukses, memaparkan kilas balik lahirnya CAS. Ia memulai dengan menyampaikan syukur karena para lulusan akhirnya menyelesaikan masa pelatihan untuk memiliki keterampilan yang dibutuhkan industri hospitality.

Menurut Juniar, gagasan CAS muncul setelah ia berkunjung ke Samosir dan melihat kegiatan Sopo Belajar yang dikelola Alusi Tao Toba di bawah koordinasi Pak Direktur. Ia tertegun melihat anak-anak usia 12 tahun ke bawah, siswa SD dan TK, yang sangat bersemangat belajar membaca, mendongeng, dan mengikuti kegiatan pembelajaran. Setelah berbincang dengan orang-orang dewasa di sana tentang rencana masa depan mereka, tumbuh keinginan di dalam dirinya untuk menolong generasi yang akan produktif 10 hingga 15 tahun mendatang.

“Kita butuh satu instrumen agar anak-anak ini bisa mandiri, produktif, dan membantu keluarga mereka secara finansial,” kata Juniar, yang mengaku telah lama bergelut di dunia pendidikan dan pelatihan generasi muda. Dari diskusi dengan Pak Direktur, lahirlah CAS. Ia dan pasangannya memiliki keahlian di bidang hospitality, sedangkan Pak Direktur memiliki keahlian dalam pembinaan karakter. Kolaborasi itu mereka wujudkan sebagai “jembatan” bagi anak-anak untuk menyeberang. “Kami bukan pesulap,” ujarnya.

Sasaran: anak-anak dari desa. Target CAS, kata Juniar, adalah kalangan marginal dan low middle class, khususnya anak-anak desa yang terbatas akses informasinya. Menurutnya, orang berada umumnya sudah memiliki perencanaan, sedangkan kelompok ini sering tidak memiliki rencana karena tidak memiliki modal. Ia dan suaminya, katanya, pernah melihat dunia di luar Indonesia dan mengalami perubahan pola pikir serta perilaku sepulangnya ke tanah air. Perubahan serupa ia harapkan terjadi pada anak-anak binaan CAS.

Tantangan terbesar adalah proses. Para siswa datang dari beragam latar belakang keluarga dan pola asuh yang harus diluruskan sesuai standar CAS. “Ada satu hal yang tidak boleh hilang: there is always hope,” ujarnya. Dari 10 siswa, mungkin hanya dua atau tiga yang berhasil, tetapi mereka akan membawa yang lain.

Makna “Sail Beyond Limits”. Juniar menjelaskan bahwa “limit” bisa berupa apa saja. Para siswa berasal dari desa, datang dengan aksen Batak yang kental dan kemampuan bahasa Inggris dasar dari bangku SMA. Setelah dilatih, kemampuan bahasa Inggris mereka meningkat dari sekitar 20 persen menjadi 40 persen, bahkan ada yang mencapai 90 persen. “Ketika mereka menguasai skill demi skill, mereka sudah melangkah melewati limit,” katanya.

Hospitality tak tergantikan AI. Alasan CAS memilih industri hospitality, kata Juniar, adalah besarnya peluang di 10 hingga 15 tahun ke depan. Ia meyakini layanan hospitality tidak akan sepenuhnya digantikan teknologi karena manusia membutuhkan sentuhan emosional dalam pelayanan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa anak-anak yang tidak siap dengan keterampilan akan tertinggal di tengah persaingan.

Menurut Juniar, hampir 99 persen siswa memiliki motivasi yang sama, yaitu memperbaiki ekonomi dan mengangkat derajat keluarga. Ia menyebut CAS juga sebagai media pelayanan kepada masyarakat yang mempercayakan anaknya untuk dibentuk, dengan pola kerja yang menjunjung tinggi integritas dan karakter.

Menutup sambutan, ia merangkum pesan rohani Pdt. Mei Sabatini: takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, sebagaimana tertulis dalam Amsal dan Mazmur. Ia berterima kasih kepada orang tua atas dukungannya dan berpesan agar para lulusan selalu mengingat motivasi awal mereka datang ke CAS ketika kelak telah berkarier dan produktif.

Dukungan dari Dunia Pendidikan dan Orang Tua

Mewakili para tamu undangan, Pangindoan Panjaitan, Kepala Cabang Bimbel Talenta Pematangsiantar, memberikan kata sambutan. Ia mengapresiasi kehadiran Cruise Akademi Sukses sebagai wadah yang membuka peluang bagi generasi muda di daerah untuk berkarier di tingkat internasional.

Suasana haru terasa saat Ibu O. Hutasoit, ibunda Avrilia Silalahi, menyampaikan sambutan mewakili para orang tua. Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak akademi yang telah membimbing putra-putri mereka, serta menitipkan doa dan harapan agar anak-anak mereka berhasil meraih cita-cita.

Sambutan Sekjen GKPI: Masa Depan Cerah bagi Para Lulusan

Pdt. Parsaoran Sinaga, M.Th, Sekretaris Jenderal GKPI, menyampaikan sambutan dengan mengajak hadirin bersyukur atas kebaikan Tuhan pada hari yang cerah dan penuh kebahagiaan itu. Kepada para wisudawan, ia menyebut momen ini sangat berbahagia dan bersejarah karena merupakan pencapaian satu tahapan yang telah dilalui dengan baik. Setelah menyaksikan penampilan dan semangat para lulusan, ia menyatakan keyakinannya bahwa masa depan mereka pasti cerah.

Ia turut mengucapkan selamat kepada para orang tua dan keluarga. Menurutnya, pencapaian anak-anak ini adalah berkat Tuhan bagi semua pihak. Ia juga mengapresiasi CAS sebagai lembaga yang dinilainya serius mengupayakan masa depan yang membahagiakan bagi generasi muda. “CAS punya visi yang luar biasa dari Silulu ini,” ujarnya, dengan skala yang tidak lokal, tetapi global. Di tempat ini, menurutnya, ditempa generasi muda yang siap pakai dan berkontribusi bagi negara. Ia menyebutnya sebagai “pekerjaan yang maha besar”.

Ucapan selamat juga ia sampaikan kepada para pengurus, yakni Founder Ibu Juniar Sirait, Co-Founder Amang Togu Simorangkir, Amang Pangindoan Panjaitan, para instruktur, serta seluruh jajaran Cruise Akademi Sukses. “Kami sebagai rohaniawan sangat mendukung dan mendoakan kiranya lembaga ini semakin maju,” katanya.

Parsaoran menilai CAS bisa menjadi referensi bagi anak-anak muda yang hendak bekerja ke luar negeri. Berbekal keterampilan, mereka akan diperhitungkan. Ia berbagi pengalaman saat melayani di Batam, ketika banyak anak muda datang bekerja dan setelah lima tahun pulang dengan keadaan yang hampir tidak berubah karena penghasilan mereka hanya sebatas UMR. Menurutnya, bekerja ke luar negeri dengan keterampilan akan mengubah kehidupan, sehingga peluang seperti ini lebih baik dimanfaatkan daripada menjadi buruh pabrik di Tangerang atau Batam.

Ia menutup dengan ucapan selamat kepada lembaga CAS, orang tua, dan para wisudawan, serta menyatakan bangga dan senang menjadi saksi keberhasilan para lulusan.

Lima Pendeta Panjatkan Doa Pemberangkatan

Puncak acara ditandai dengan doa pemberangkatan bagi Siswa CAS Batch 1 yang dipanjatkan oleh lima pendeta, yaitu:

  1. Pdt. Parsaoran Sinaga, M.Th, Sekretaris Jenderal GKPI
  2. Pdt. Mardison Simanjorang, GKPS
  3. Pdt. Hendra Simarmata, Direktur IAS GKPI
  4. Pdt. Boy F. Tampubolon, Kepala Biro Infokom HKI
  5. Pdt. Mei Sabatini Simorangkir, Pendeta GKPI JK Betania

Doa ini dipanjatkan agar para lulusan diberi keselamatan, kesehatan, dan kelancaran dalam meniti karier, serta agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa dalam lindungan Tuhan.

Mengenal Cruise Akademi Sukses

Cruise Akademi Sukses (CAS) memiliki dua bidang pembelajaran yang wajib diikuti seluruh siswa, yaitu Housekeeping dan Food & Beverage (F&B). Untuk menunjang pelatihan, CAS dilengkapi ruang praktik serta instruktur yang berpengalaman di dunia hospitality, baik di kapal pesiar maupun di hotel. Seluruh peralatan praktik disesuaikan dengan peralatan dan perlengkapan yang digunakan di industri hospitality, sehingga siswa terbiasa dengan standar kerja yang sesungguhnya.

Salah satu pihak yang berperan dalam proses Hospitality Training di CAS adalah Mr. Roland Kurt Kirchleitner, Hotel Manager di Viking River Cruise sekaligus Final Assessor CAS. Dengan pengalaman 31 tahun di dunia hospitality, Mr. Roland turut membentuk kualitas pelatihan yang diterima para siswa.

CAS juga menjalin kemitraan dengan Tabo Cottage dan Mariana Resort and Convention di Tuktuk. Siswa yang bergabung berpeluang mengikuti Internship Program (magang) di Tabo Cottage. Sekitar 90 persen tamu Tabo Cottage adalah warga negara asing, sehingga program ini menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris sebelum bekerja di industri hospitality global, khususnya kapal pesiar. Pihak CAS berharap kemitraan ini terjalin baik untuk jangka panjang.

Mimpi Lima Tahun ke Depan: SMK Perhotelan Boarding School

Selain menyiapkan sumber daya manusia berkualitas untuk industri hospitality, khususnya kapal pesiar, CAS memiliki mimpi besar dalam lima tahun ke depan, yaitu mendirikan SMK Perhotelan di Silulu. Sekolah ini direncanakan menerapkan sistem boarding school dengan unit usaha milik CAS sendiri, sehingga SMK CAS dapat berfokus mencetak lulusan yang sesuai dengan standar CAS.

Dalam waktu dekat, CAS juga berharap CAS Resto & Cafe dapat mulai beroperasi tahun ini. Kehadirannya akan melengkapi ruang praktik yang sudah ada.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang CAS, informasi dapat diperoleh melalui admin CAS di nomor WhatsApp 081949691388. Dan dapat mengunjungi FB: Togu Simorangkir https://www.facebook.com/togu.simorangkir.2025?locale=id_ID

Ucapan Selamat dari Berbagai Pihak

Menjelang dan selama acara graduation, berbagai ucapan selamat mengalir untuk Siswa CAS Batch 1, baik dalam bentuk pesan maupun karangan bunga dan spanduk yang dipasang di lokasi acara.

Dari kalangan akademisi dan pemerintahan:

  • Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T., Wakil Rektor III Universitas Sumatera Utara (USU), mengirimkan karangan bunga ucapan selamat.
  • Capt. Budi Paros V. Sitohang, S.SiT, M.Si, M.Mar, Kepala Seksi Pengawasan Kelaiklautan Kapal Kantor KSOP Utama Tanjung Priok, mengirimkan spanduk ucapan selamat bertajuk “Sail Beyond Limits”.
  • Seluruh staf Puskesmas Bandar Siantar, mitra CAS, menyampaikan selamat atas pencapaian luar biasa para lulusan. Mereka berharap ilmu dan pengalaman yang didapat menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh, berkarya, mengabdi, dan memberi manfaat bagi banyak orang.

Dari mitra dan pelaku usaha:

  • Tabo Cottage menyampaikan ucapan selamat, harapan, dan apresiasi melalui video.
  • Bimbel Talenta Pematangsiantar mengirimkan karangan bunga ucapan selamat.
  • Paragat Bolu Jaya Jaya Jaya turut mengirimkan karangan bunga ucapan selamat.
  • Adat Sahat Munthe yang mendukung CAS dengan membantu mensosialisasikan CAS di Dairi.

Dari praktisi kapal pesiar dan figur publik:

  • Mr. Roland Kurt Kirchleitner, Hotel Manager Viking River Cruise sekaligus Final Assessor CAS, mengucapkan selamat kepada para lulusan.
  • Capt. Morino dari Filipina turut menyampaikan ucapan selamat.
  • Kapten Lutfilkafi, nakhoda KM Icon Corintus, bersama manajemen mengucapkan selamat atas wisuda Batch 1.
  • Risma Sitanggang (R’crosbin Halomoan Sitanggang) turut mengucapkan selamat. Pihak CAS berharap anak-anak muda yang bergabung di CAS dapat mengikuti jejaknya melanglang buana di kapal pesiar.
  • Meidra, peserta Idol Season 14, juga mengirimkan ucapan selamat.

Penutup

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara lulusan, orang tua, pengelola akademi, dan para tamu undangan. Melalui undangan resmi, CAS Management menyampaikan bahwa kehadiran dan dukungan seluruh pihak sangat berarti bagi kesuksesan para siswa.

Dengan terlaksananya graduation ini, Cruise Akademi Sukses berharap para lulusan Batch 1 mampu mengarungi samudra karier dengan percaya diri dan membawa nama baik daerah. Mengusung semangat “Empowering Equal Access. Inspiring Growth.” dan tema “Sail Beyond Limits”, CAS menegaskan bahwa batas hanyalah awal untuk terus berlayar lebih jauh. Masa depan gemilang bersama CAS. Pewarta: Pdt. Boy F. Tampubolon, Kabiro Infokom HKI

Ribuan-Jemaat-Padati-Ibadah-Raya- Paskah-PWGSU-2026- Seruan-Hidup-Baru-Menggema-Generasi-Muda-Bangkit
Ribuan Jemaat Padati Ibadah Raya Paskah PWGSU 2026: Seruan Hidup Baru Menggema, Generasi Muda Bangkit!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *