Renungan Pagi – Kamis, 16 April 2026
“Pelayanan yang Lahir dari Doa dan Bertahan dalam Iman”
Bacaan Utama:
Mazmur 127:1
“Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya…”
Kiranya Damai Sejahtera dari Allah Bapa, itulah yang melampaui segala akal pikiran kita dalam memahami FirmanNya.
Pagi ini kita merenungkan sebuah kesaksian iman yang hidup: proses pembentukan Pos PI. Pelayanan ini tidak dimulai dari strategi besar, tetapi dari satu dasar yang paling penting yaitu doa. Sebuah keyakinan sederhana namun mendalam: jikalau Tuhan berkenan, maka pelayanan itu akan terbentuk.
Dan benar, Tuhan menjawab. Pelayanan itu berdiri. Bahkan kini, dengan penuh syukur, akan memasuki usia satu tahun pada bulan Mei mendatang.
Namun perjalanan ini bukan tanpa tantangan. Dari dalam, ada dinamika pelayanan-miskomunikasi, perbedaan pemahaman, dan pergumulan internal. Dari luar, ada tekanan yang tidak ringan: keterbatasan dana, respons masyarakat, hingga regulasi yang mengharuskan proses administratif ke berbagai pihak seperti FKUB, aparat keamanan, pemerintah desa, dan lembaga lainnya. Belum lagi realitas wilayah yang kurang mendukung keberadaan persekutuan gereja.
Ibadah pun masih dilakukan dari rumah ke rumah tanpa tempat tetap, namun tetap dengan iman yang teguh.
Firman Tuhan menguatkan:
Matius 18:20
“Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”
Dan juga:
Roma 12:12
“Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!”
Pelayanan Pos PI mengajarkan kita bahwa gereja bukan pertama-tama soal gedung, tetapi persekutuan orang percaya yang setia. Bukan soal kemudahan, tetapi kesetiaan dalam panggilan. Tantangan bukan tanda kegagalan, melainkan bagian dari proses pemurnian iman.
Harapan jemaat agar pimpinan pusat terus mendampingi adalah panggilan bagi gereja untuk hadir, bukan hanya dalam keberhasilan, tetapi juga dalam pergumulan. Dan kepada pemerintah, gereja bukan ancaman melainkan mitra dalam membangun masyarakat yang beriman, beretika, dan bermoral.
Pagi ini kita belajar:
jika Tuhan yang memulai, maka Tuhan juga yang akan memelihara. Amen
Doa:
Tuhan, terima kasih untuk pelayanan Pos PI yang Engkau dirikan. Kuatkan jemaat-Mu dalam setiap tantangan, baik dari dalam maupun dari luar. Bukakan jalan bagi setiap kebutuhan, dan lembutkan hati semua pihak agar pelayanan ini dapat berjalan dengan damai. Berkati juga para pemimpin gereja agar setia mendampingi jemaat dalam segala situasi. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.


