Kiranya Damai Sejahtera Allah Bapa, itulah yang melampaui segala akal pikiran kita dalam memahami Firman-Nya. Amen
Tema: Dipanggil untuk Bertumbuh dan Membimbing Sesama
Ayat Renungan
“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku…” (Matius 28:19)
Banyak orang percaya datang ke gereja setiap minggu.
Mengikuti ibadah, persekutuan, dan kegiatan kategorial.
Namun ada satu hal yang sering terlewat:
hidup sebagai murid Kristus.
Bahkan dalam kebaktian lembaga kategorial,
seringkali jemaat hadir bukan untuk dimuridkan,
melainkan hanya menjalani rutinitas.
Datang, duduk, mendengar, lalu pulang—tanpa perubahan.
Pendalaman Alkitab
Dalam Matius 28:19-20, Yesus tidak berkata “hadirilah persekutuan”, tetapi:
“Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku…”
Ini berarti:
- Iman harus bertumbuh
- Ada proses pembentukan
- Ada tanggung jawab untuk membimbing orang lain
Selain itu, dalam 2 Timotius 2:2:
“Percayakanlah kepada orang-orang yang dapat dipercayai…”
Artinya:
- Iman tidak boleh berhenti pada diri sendiri
- Harus diteruskan kepada orang lain
- Pemuridan adalah proses yang hidup
Isi Renungan
Mengapa pemuridan belum menjadi budaya?
Karena banyak orang merasa cukup dengan:
- Hadir di ibadah
- Aktif dalam kegiatan
- Terlibat dalam organisasi
Namun tanpa pemuridan:
- Iman tidak bertumbuh
- Hidup tidak berubah
- Pelayanan menjadi rutinitas
Pemuridan bukan sekadar program.
Pemuridan adalah:
- Hubungan
- Keteladanan
- Proses hidup bersama
Jika gereja hanya ramai kegiatan,
tetapi tidak ada pemuridan,
maka gereja akan kehilangan arah.
Aplikasi dalam Kehidupan
Mulai dari langkah sederhana:
- Jangan hanya hadir, tetapi bertumbuh
- Bangun hubungan yang saling menguatkan
- Berani membimbing dan dibimbing
- Gunakan persekutuan sebagai tempat bertumbuh
- Jadikan iman sebagai gaya hidup
Pemuridan tidak harus besar. Mulai dari satu orang.
Sebab gereja tidak kekurangan jemaat. Tetapi gereja kekurangan murid.
Jangan hanya hadir, tetapi bertumbuh dan memuridkan.
Doa
Tuhan, ajarku menjadi murid-Mu yang sejati.
Bukan hanya hadir, tetapi bertumbuh.
Bukan hanya mendengar, tetapi melakukan.
Pakailah hidupku untuk membimbing orang lain.
Amin.


