Renungan Pagi – Senin, 20 April 2026
“Iman yang Bertumbuh dari Mendengar dan Percaya”
Bacaan Utama:
Habakuk 3:18-19
“Namun aku akan bersorak-sorai di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. ALLAH Tuhanku itu kekuatanku…”
Kiranya Damai Sejahtera Allah Bapa, itulah yang melampaui segala akal pikiran kita dalam memahami FirmanNya.
Pagi ini kita bersyukur melihat semangat dan antusias jemaat HKI RK Asuhan Stadion ketika memperdengarkan kisah Habakuk. Bukan sekadar mendengar cerita, tetapi jemaat menangkap makna iman yang dalam dari perjalanan seorang nabi yang hidup di tengah pergumulan.
Habakuk bukan nabi yang hidup tanpa masalah. Ia melihat ketidakadilan, mengalami kebingungan, bahkan “berani” berdiskusi dengan Tuhan. Namun di balik semua itu, ia menunjukkan karakter iman yang luar biasa: sabar, taat, jujur di hadapan Tuhan, dan tetap percaya pada kuasa-Nya.
Dari kisah itu, jemaat pulang dengan sukacita. Sukacita itu bukan karena semua masalah selesai, tetapi karena mereka diingatkan bahwa Tuhan tetap berkuasa di tengah segala pergumulan.
Firman Tuhan juga menegaskan:
Roma 10:17
“Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”
Dan juga:
Filipi 4:4
“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!”
Apa yang terjadi dalam persekutuan itu menjadi bukti bahwa ketika Firman Tuhan diberitakan dengan hidup, iman jemaat akan bertumbuh. Sukacita yang mereka bawa pulang adalah tanda bahwa hati mereka disentuh oleh kebenaran.
Namun renungan pagi ini mengajak kita melangkah lebih jauh:
jangan hanya berhenti pada sukacita, tetapi jadikan itu sebagai kekuatan untuk bersaksi.
Pergumulan akan tetap datang silih berganti. Tetapi seperti Habakuk, kita dipanggil untuk tetap percaya, tetap berserah, dan tetap bersukacita di dalam Tuhan.
Pagi ini Tuhan mengingatkan:
Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak percaya, karena Tuhan tetap berkuasa dalam segala keadaan. Amen
Doa:
Tuhan, terima kasih untuk Firman-Mu yang menguatkan iman kami. Seperti Habakuk, ajarkan kami untuk sabar, taat, dan tetap percaya kepada-Mu. Biarlah sukacita yang kami terima hari ini menjadi kekuatan untuk bersaksi dan memberitakan kabar baik kepada sesama. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.




