Renungan Harian – Senin, 13 April 2026
“Mengingat Akar, Menghidupi Panggilan”
Ulangan 32:7
“Ingatlah zaman dahulu kala, perhatikanlah tahun-tahun keturunan yang lalu; tanyakanlah kepada ayahmu, maka ia akan memberitahukannya kepadamu, kepada para tuamu, maka mereka akan mengatakannya kepadamu.”
Kiranya Damai Sejahtera dari Allah Bapa, itulah yang melampaui segala akal pikiran kita dalam memahami FirmanNya.
Hari ini kita diingatkan akan perjalanan sejarah gereja, khususnya HKI yang dahulu dikenal sebagai Hoeria Christen Batak (HChB) yang berdiri 1 Mei 1927. Nama itu bukan sekadar identitas lama, tetapi jejak iman, perjuangan, dan pengorbanan para pendahulu yang membangun dasar pelayanan gereja hingga hari ini.
Sejarah gereja bukan untuk dikenang sebagai cerita masa lalu semata, tetapi untuk dimaknai sebagai fondasi panggilan di masa kini. Di balik nama HChB, ada air mata penginjilan, ada ketekunan dalam menghadapi tantangan zaman, dan ada kesetiaan dalam memberitakan Injil di tengah keterbatasan.
Firman Tuhan mengajarkan kita untuk tidak melupakan akar iman kita:
Ibrani 13:7
“Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu…”
Mengingat sejarah berarti menghargai warisan iman. Namun lebih dari itu, kita dipanggil untuk melanjutkan api pelayanan tersebut, bukan hanya menjaga nama, tetapi menghidupi semangatnya. Gereja yang besar bukan hanya yang memiliki sejarah panjang, tetapi yang mampu meneruskan nilai-nilai iman itu kepada generasi berikutnya.
Doa:
Tuhan yang setia, terima kasih untuk sejarah gereja-Mu, khususnya HKI yang telah Engkau pimpin sejak masa Hoeria Christen Batak hingga hari ini. Ajarkan kami untuk menghargai warisan iman itu dan memberi kami hati yang setia untuk melanjutkan pelayanan dengan sungguh-sungguh. Pakai hidup kami menjadi bagian dari sejarah iman yang hidup. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.


