Renungan Pagi – Hati yang Mau Dibentuk
Matius 19:14
“Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.”
Kiranya damai sejahtera Allah Bapa, itulah yang melampaui segala akal pikiran kita dalam memahami FirmanNya.
Hari ini kita bersama-sama belajar dari sebuah pemandangan sederhana namun sarat makna: anak-anak yang berdiri, belajar, dan dibentuk dalam etika serta kesopanan. Mereka masih kecil, polos, dan belum tahu banyak hal. Namun justru di situlah letak kekuatan mereka, hati yang terbuka untuk dibentuk.
Anak-anak di lingkungan pelayanan seperti di HKI 3 Pematangsiantar mengingatkan kita bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan pembentukan karakter. Kesopanan kepada orang tua, hormat kepada sesama, dan kerelaan untuk diajar itulah fondasi iman yang kuat.
Firman Tuhan juga menegaskan pentingnya mendidik anak sejak dini:
Efesus 6:4 berkata:
“Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.”
Yesus menunjukkan bahwa anak-anak bukan hanya objek pelayanan, tetapi subjek Kerajaan Allah. Mereka perlu diperhatikan, dibina, dan diarahkan dengan kasih dan keteladanan.
Harapan para guru agar pimpinan HKI memberi perhatian lebih kepada pendidikan anak-anak adalah panggilan rohani. Gereja yang sehat adalah gereja yang serius membangun generasi penerus bukan hanya cerdas, tetapi juga berkarakter Kristus. Amen



