satucahayanusantara.com | Pematangsiantar, 7 April 2026 — Semangat membangun sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah daerah terus diperkuat. Hal ini tercermin dalam kunjungan silaturahmi yang dilakukan oleh Kepala Biro Informasi dan Komunikasi (Infokom) Huria Kristen Indonesia (HKI), Pdt. Boy Tampubolon, kepada Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Pematangsiantar, Irwansyah Saragih, S.Sos., M.Si pada Selasa (7/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan, khususnya dalam mendukung pelayanan keagamaan, sosial, serta penguatan nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.
Dalam kesempatan itu, Kabiro Infokom HKI menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus penyampaian informasi penting terkait dinamika kepemimpinan di tubuh HKI. Disebutkan bahwa melalui Sinode ke-65 HKI yang digelar di Hotel Danau Toba Internasional, telah terjadi pergantian pimpinan pusat gereja.
Jabatan Ephorus yang sebelumnya diemban oleh Pdt. Firman Sibarani kini dipercayakan kepada Pdt. Dr. Tony L. Hutagalung, sementara posisi Sekretaris Jenderal yang sebelumnya dijabat oleh Pdt. Hotman Hutasoit kini digantikan oleh Pdt. Dormen Pasaribu untuk periode 2026–2031.
Menariknya, proses pemilihan tersebut dilakukan melalui mekanisme undi (manjomput nasinurat), bukan melalui sistem voting atau pemilihan langsung, yang menjadi ciri khas dalam tradisi organisasi HKI.
Selain menyampaikan informasi tersebut, kunjungan ini juga menjadi wadah diskusi mengenai peran gereja dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pembinaan rohani dan pembangunan karakter masyarakat.
Dalam arahannya, Irwansyah Saragih menegaskan bahwa HKI merupakan mitra strategis pemerintah. Ia bahkan mendorong agar HKI senantiasa melibatkan Pemerintah Kota Pematangsiantar, termasuk mengundang Wali Kota dalam berbagai kegiatan gerejawi sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam pelayanan kepada masyarakat.
Irwansyah Saragih sendiri dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong peningkatan pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat. Melalui berbagai program yang dijalankan, Bagian Kesra terus berupaya hadir di tengah masyarakat, mulai dari dukungan terhadap kegiatan keagamaan hingga penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.
Tidak hanya itu, ia juga dikenal memiliki jejaring yang luas lintas agama. Hubungannya yang baik dengan para pendeta, bikkhu, pemimpin agama Hindu, hingga tokoh-tokoh dalam agama Islam menjadi modal penting dalam menjaga harmoni dan memperkuat toleransi antarumat beragama di Kota Pematangsiantar.
“Sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan sangat penting, terutama dalam membangun masyarakat yang tidak hanya sejahtera secara sosial, tetapi juga kuat secara spiritual,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak HKI menyampaikan komitmennya untuk terus berperan aktif sebagai mitra pemerintah dalam mendidik dan membina kehidupan rohani masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya kehidupan yang rukun dan harmonis.
Kunjungan silaturahmi ini diakhiri dengan harapan bersama agar komunikasi dan kerja sama antara HKI dan Pemerintah Kota Pematangsiantar semakin erat ke depan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkeadaban.









